: +62 (21) 7560929 | SMS : 0822-9830-5011 English Bahasa Kontak Intra Search

Berita

Dorong Implementasi Konversi Bahan Bakar Fosil, P2 Kimia Libatkan Berbagai Stakeholder Selenggarakan FGD


Administrator, 04 Oktober 2018

[Berita P2 Kimia, Jakarta] Pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 12 Tahun 2015 yang mengatur tentang pemanfaatan bioetanol sebagai campuran bahan bakar minyak (BBM). Dalam peraturan tersebut, pemerintah mewajibkan penggunaan 2-5% bioetanol sebagai campuran BBM pada tahun 2016. Selain itu, diharapkan tahun 2020, penggunaan bioetanol sebagai campuran BBM sudah mencapai 5-10%. Namun hingga menjelang akhir tahun 2018, implementasi dari peraturan tersebut belum juga terealisasi. Hal tersebut diungkapkan Agus Haryono, Kepala Pusat Penelitian Kimia LIPI dalam acara FGD bertajuk ‘Prospek Pengembangan Bioetanol Generasi 2 dalam Mendukung Konversi Bahan Bakar Fosil’. FGD diselenggarakan pada Rabu (3/9) di Harris Hotel Tebet, Jakarta Selatan.

“FGD hari ini bertujuan untuk mencari jawaban atas sulitnya implementasi penggunaan bioetanol sebagai campuran BBM. LIPI mengundang berbagai stakeholder baik dari Kementrian ESDM, Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (APROBI), BPDP Kelapa Sawit, BUMN, dan para peneliti serta praktisi yang konsen dengan pengembangan bioetanol,” ungkap Agus dalam pembukaan FGD hari itu.

Sebenarnya, penelitian dan pengembangan produksi bioetanol telah banyak dilakukan oleh berbagai pihak di Indonesia. LIPI sendiri telah mengembangkan bioetanol berbahan baku tandan kosong sawit sejak tahun 2008. Salah satu satker di LIPI yaitu Pusat Penelitian Kimia sejak tahun 2017 dibina oleh Kementrian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi sebagai Pusat Unggulan Iptek Bioetanol Generasi 2. Yanni Sudiyani, salah satu peneliti senior di LIPI dalam bidang bioenergi menjelaskan bahwa LIPI telah memiliki teknologi untuk mengubah limbah biomassa khususnya tandan kosong sawit menjadi bioetanol. Lebih lanjut, LIPI sudah bekerjasama dengan dua BUMN untuk melakukan pengembangan yang mengarah pada produksi bioetanol skala industri. Kedua BUMN itu adalah PT Rekayasa Industri dan PT Pertamina (Persero).

Untung Murdiyatmo dari Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia menyampaikan bahwa pada dasarnya, banyak tantangan dalam implementasi bioetanol sebagai bahan bakar. Beberapa tantangan itu diantaranya harga keekonomian yang masih tinggi, potensi penyalahgunaan penggunaan sebagai minuman keras, dan tumpang tindih dengan cukai minuman keras. Selain itu, saat ini bioetanol yang digunakan banyak berasal dari bahan pangan sehingga berkompetisi antara bahan baku bioetanol dengan pangan. Melalui penggunaan limbah biomassa seperti tandan kosong sawit sebagai bahan baku bioetanol, dapat menjawab permasalahan persaingan bahan baku ini. Adapun untuk menjawab tantangan keekonomian proses produksi bioetanol G2, tentunya diperlukan penelitian dan pengembangan khususnya terkait teknologi proses. Edi Wibowo, Direktur Penyaluran Dana BPDP Kelapa Sawit menyampaikan terkait adanya peluang pendanaan yang dapat dimanfaatkan guna riset dan pengembangan biofuel agar tantangan keekonomian proses produksi bioetanol G2 dapat dipecahkan.

FGD hari itu merumuskan peta riset, pengembangan, produksi dan pemanfaatan bioetanol sebagai campuran BBM sehingga Indonesia dapat mengaplikasikan penggunaan bahan bakar nabati baik pada sektor usaha mikro, pertanian, transportasi, PSO, dan industri komersial. Hasil FGD diharapkan dapat menjadi masukan bagi pemerintah dan pihak-pihak terkait guna menyukseskan program konversi bahan bakar fosil di Indonesia. <mrt/p2k, ed: SJW>

 

Berita Terkait:

http://lipi.go.id/siaranpress/LIPI-Dukung-Konversi-Bahan-Bakar-Fosil-ke-Bioetanol/21322

https://m.antaranews.com/berita/754397/lipi-hasilkan-150-liter-bioetanol-generasi-kedua

http://technology-indonesia.com/energi/bahan-bakar/lipi-dukung-konversi-bahan-bakar-fosil-ke-bioetanol/

http://id.beritasatu.com/home/lipi-konversi-150-lt-bioetanol-generasi-kedua/181129

https://www.indopos.co.id/read/2018/10/03/151398/cukup-20-persen-limbah-biomassa-untuk-penuhi-bbm-mobil-se-jakarta

http://jurnalsumatra.com/lipi-pengembangan-bioetanol-generasi-2-berpeluang-besar/

https://today.line.me/id/article/LIPI+dorong+konsorsium+Bioetanol+Generasi+2-VZLx02

https://m.antaranews.com/berita/754537/lipi-dorong-konsorsium-bioetanol-generasi-2

https://m.antaranews.com/berita/754536/lipi-minimalkan-penggunaan-enzim-impor-untuk-bioetanol

https://theworldnews.net/id-news/lipi-dorong-konsorsium-bioetanol-generasi-2

https://www.cendananews.com/2018/10/penerapan-bioetanol-5-persen-bbm-perlu-roadmap.html

https://www.ucnews.id/news/LIPI-Perlu-Peta-Jalan-Konkret-Capai-Target-E5/2656763327355276.html

http://m.suarakarya.id/detail/79508/Pemanfaatan-Biomassa-Sebagai-Bahan-Baku-Bioetanol-Belum-Optimal

ZONA INTEGRITAS