Berita

Nice Shoot!! Upaya Percantik Visualisasi Produk Riset PP Kimia lewat Kelas VIP Fotografi


Administrator, 21 Agustus 2017

[Berita P2 Kimia, Serpong] Hasil penelitian dalam bentuk produk akhir siap pakai seyogyanya adalah masterpiece dari seorang peneliti. Maka perlu dirancang dokumentasi digital dari produk produk digital ini sehingga bisa dengan layak mewakili hasil dari sebuah kerja keras penelitian yang berbulan bulan dan bertahun tahun. Merancang dokumentasi gambar yang menarik adalah juga suatu wujud apresiasi diri dan hasil kerja dari peneliti itu sendiri. Karena itu, peneliti memang perlu untuk sedikit menyisihkan waktu dan tenaganya untuk menghasilkan dokumentasi gambar yang menarik dan cukup mewakili pesan yang ingin disampaikan oleh gambar tersebut.

Demikianlah kira-kira yang disampaikan Muhammad Yuniadhi Agung dalam Photogragphy VIP Class di PP Kimia LIPI Serpong pada 21 Agustus 2017. Workshop dihadiri oleh sekitar 30 peserta yang berasal dari UIN Syarif Hidayatullah, Universitas Indonesia, Universitas Jendral Soedirman dan para peneliti PP Kimia LIPI. Muhammad Yuniadhi Agung, atau yang lebih akrab dipanggil Mas Agung, adalah fotografer liputan harian koran KOMPAS yang sudah menggeluti profesinya selama 15 tahun. Perkenalannya dengan PP Kimia LIPI dimulai saat meliput penerima L’Oreal FWIS Award yang merupakan peneliti muda di PP Kimia LIPI. 

“Produk akhir PP Kimia LIPI banyak yang berukuran kecil. Jadi perlu untuk menyediakan lensa makro untuk mendapatkan hasil foto yang lebih fokus. Lensa ini harganya cukup terjangkau karena penggunanya memang tidak terlalu banyak. Saya percaya ini akan jadi investasi yang sangat bagus untuk PP Kimia LIPI agar bisa menghasilkan foto foto yang menarik nantinya.” jelas Mas Agung saat ada peserta yang menanyakan teknik pengambilan gambar dari salah satu foto yang ditampilkannya.

“Memang bisa saja kita atur kamera kita untuk menangkap gambar pada resolusi yang paling besar, lalu gambar tersebut kita crop di sebagian benda yang menjadi focus foto kita. Saat ini sudah banyak kamera yang mampu menangkap gambar dengan resolusi besar. Namun hasilnya tidak akan sama dengan lensa makro yang bisa menghasilkan gambar yang fokus pada objek kita dengan latar yang sedikit buram. Saya sangat merekomendasikan PP Kimia punya lensa makro,” lanjutnya.

Kemudian Mas Agung menggugah pemahaman peserta tentang seberapa besar peran sebuah gambar dalam menyampaikan pesan. Misalnya saja untuk produk ekstrak herbal sebagai bahan baku obat yang hingga saat ini masih menjjadi produk penelitian unggulan PP Kimia LIPI. Yang dilakukan peneliti PP Kimia saat ini dalam mempresentasikan produk ekstrak herbal adalah dengan mengambil foto produk tersebut, entah itu dalam botol atau kemasan lainnya, di dalam laboratorium atau dengan menggunakan latar berwarna netral, hitam atau putih. Hasil fotonya secara teknik sudah cukup baik, jelas fokusnya dan beberapa sudah diambil dari sudut yang tepat. Untuk menceritakan keunggulan produk tersebut nantinya, misalnya di slide presentasi atau brosur, di sekeliling produk tersebut akan diperkaya dengan tulisan tulisan terkait. Padahal latar belakang dari foto yang diambil bisa digunakan untuk “lebih bercerita”. Misalnya saja jika nilai yang ingin ditonjolkan dari sebuah ekstrak herbal adalah sifatnya yang natural, berasal dari alam. Maka foto bisa diambil dengan latar belakang dedaunan, di atas bebatuan dan di pinggir air yang mengalir. Dengan cara ini pesan bahwa produk berasal dari bahan yang alami tersampaikan dengan lebih elegan.

Pelatihan dilanjutkan dengan masing masing peserta mencoba mengambil foto dari produk penelitian mereka masing masing. Pengambilan foto dilakukan baik di dalam maupun di luar ruangan. Berbekal pelatihan singkat ini, pantas dinantikan foto foto produk penelitian PP Kimia LIPI yang akan menghias situs resmi atau slied slide presentasi peneliti LIPI di masa yang akan datang. <TBB/p2kimia>

ZONA INTEGRITAS