: +62 (21) 7560929 | SMS : 0822-9830-5011 English Bahasa Kontak Intra Search

Berita

Universitas Ahmad Dahlan Kirim Dua Staf Dosen Belajar Pengelolaan Instrumen Laboratorium di P2 Kimia


Administrator, 01 Februari 2018

[Berita P2 Kimia, Serpong] Setelah sebelumnya dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Pusat Penelitian Kimia (P2 Kimia) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia dengan Fakultas Teknologi Industri Universitas Ahmad Dahlan, sebagai tindak lanjut, dua staf dosen Program Studi Teknik Kimia Universitas Ahmad Dahlan mengikuti Attachment Training di Laboratorium P2 Kimia. Tujuan Universitas Ahmad Dahlan mengirim dua staf dosennya tersebut adalah untuk mendapat pengalaman melakukan pengelolaan laboratorium dan instrumen pengujian. Kegiatan berlangsung selama tiga hari dimulai Selasa (30/01) sampai Kamis (01/02). Kedua staf dosen Universitas Ahmad Dahlan yaitu Gita Indah Budiarti, ST, MT dan Lukhi Mulia Shitophyta, ST, MT.

Pada hari pertama Selasa (30/01), Gita dan Lukhi disambut oleh Manajer Teknis Laboratorium P2 Kimia, Evi Triwulandari, M.Si dan Sujarwo selaku Kasubbid. Diseminasi dan Kerjasama P2 Kimia. Untuk memperkenalkan fasilitas yang dimiliki P2 Kimia, kedua staf dosen dipersilakan untuk berkeliling ke laboratorium-laboratorium yang ada. Kemudian kedua staf dosen melakukan aktivitas di Laboratorium FTIR dengan dipandu oleh Evi Triwulandari.

“Pengujian FTIR di P2 Kimia merupakan salah satu yang sudah masuk dalam lingkup akreditasi SNI ISO/IEC 17025. Untuk menjamin validitas data hasil pengujian, secara rutin kami melakukan verifikasi terhadap alat uji FTIR kami. Selain itu, kami juga memastikan kondisi akomodasi lingkungan ruangan ini memenuhi persyaratan untuk melakukan pengujian menggunakan FTIR. Salah satu yang kami perhatikan adalah kelembaban karena pengujian FTIR di kami menggunakan KBr yang higroskopis,” ungkap Evi memberikan penjelasan terkait pengelolaan laboratorium FTIR.

Berikutnya Gita dan Lukhi dipersilakan untuk melakukan praktek langsung melakukan pengujian menggunakan instrumen FTIR. Pada siang harinya, keduanya dijelaskan tentang bagaimana melakukan interpretasi data hasil pengujian FTIR. Tidak lupa, Yeni Apriliana Dewi selaku penanggung jawab teknis laboratorium FTIR memberikan informasi terkait perawatan rutin instrumen tersebut. Menjelang berakhirnya jam kerja di P2 Kimia kedua staf dosen Universitas Ahmad Dahlan pun mengakhiri kegiatan mereka di hari pertama.

Hari kedua, Rabu (31/01) kegiatan dilanjutkan di Laboratorium Kromatografi P2 Kimia. Kegiatan kali ini dipandu oleh Andreas, M.Si selaku penangung jawab Laboratorium Kromatografi P2 Kimia. Andreas menjelaskan tentang prinsip dasar instrumentasi gas kromatografi, bagian-bagian secara detail, dan cara kerja. “Di laboratorium ini kami memiliki GC dengan detektor FID dan detektor MS. Pada prinsipnya kedua instrumen tersebut memiliki mekanisme kerja yang sama, yang membedakan hanyalah detektornya. Mudah-mudahan dalam sehari ini, Ibu berdua banyak memperoleh informasi dari saya dan teman-teman di sini,” Andreas memberikan penjelasan awal sekaligus menyampaikan harapannya. Kemudian Gita dan Lukhi pun mengikuti aktivitas pengujian GC-MS dan GC-FID.

Hari terakhir kegiatan Attachment Training, Kamis (01/02) Gita dan Lukhi beraktivitas di Laboratorium Spektrometri. Keduanya belajar tentang instrumen Atomic Absoption Spectrometry (AAS). Kali ini kegiatan dipandu oleh Zatil Afrah Athaillah, M.Sc selaku penyelia Laboratorium AAS. Untuk mengawali kegiatan pagi itu, Zatil memberikan penjelasan tentang jenis instrumen AAS, bagian-bagian dari instrumen dan peralatan pendukungnya.

“Saat ini P2 Kimia memiliki Graphit Furnace AAS (GF-AAS). Instrumen ini dapat mengukur kadar logam sampai dengan ppb (µg/l), sehingga kami aplikasikan untuk pengukuran residu logam berat misalnya dalam air minum serta makanan. Untuk pengujian logam berat dalam air minum, statusnya sudah terakreditasi oleh KAN,” papar Zatil memberikan penjelasan kepada Gita dan Lukhi.

Menutup rangkaian kegiatan selama tiga hari, dilakukan pemberian sertifikat sebagai bukti partisipasi aktif kedua staf dosen Universitas Ahmad Dahlan dalam Attachment Training. Saat dimintai kesan dan pesannya selama terlibat dalam kegiatan di Laboratorium P2 Kimia, Gita menyampaikan banyak ilmu dan pengalaman diperolehnya selama tiga hari di P2 Kimia. “Ini akan menjadi bekal untuk saya dan Lukhi dalam menjalani profesi sebagai dosen sekaligus peneliti di Universitas Ahmad Dahlan,” ungkap Gita memberikan kesannya. <sjw/ p2k>

ZONA INTEGRITAS